NARCISSCUSS
Narcisscuss adalah seorang pria yang sangat tampan. Ketampanan yang dimilikinya mampu mengalahkan pesona Dewa Adonis sekalipun. Tidak hanya dari kalangan manusia, melainkan para dewi tidak terkecuali Aphrodite pun jatuh cinta padanya.
Namun sayang, ketampanan menyebabkan Narcisscuss menjadi angkuh. Ia memiliki perangai yang buruk sehingga tidak jarang banyak manusia yang membencinya. Ia sangat suka mencela manusia lain yang memiliki wajah buruk rupa dan gemar berkelahi karena tubuhnya yang kuat.
Rupanya perangai Narcisscuss membuat Hermes kesal. Maka, pada suatu malam, saat manusia itu sedang tertidur, dewa tersebut datang dan mengambil seluruh pengetahuan yang dimilikinya.
Keesokan paginya, Narcisscus merasa sangat aneh. Ia tak bisa mengingat nama dan segala hal yang pernah dipelajarinya. Lebih parah lagi, ia juga kehilangan kemampuan membaca maupun menulis.
Keesokan paginya, Narcisscus merasa sangat aneh. Ia tak bisa mengingat nama dan segala hal yang pernah dipelajarinya. Lebih parah lagi, ia juga kehilangan kemampuan membaca maupun menulis.
Karena merasa bingung dan sedih, akhirnya Narcisscuss pergi meninggalkan rumah. Ia hanya berharap bisa menemukan kembali pengetahuan yang dimilikinya. Namun tak tahu di mana harus memulai. Ketika mengunjungi sekolah, semua orang melihatnya sebagai orang bodoh dan mereka menertawakan dirinya.
Bukannya mengambil pelajaran, sikapnya malah menjadi semakin buruk. Ia memukul setiap mereka yang mengolok-oloknya. Bahkan beberapa nyaris tewas karena pukulannya yang sangat kuat.
Bukannya mengambil pelajaran, sikapnya malah menjadi semakin buruk. Ia memukul setiap mereka yang mengolok-oloknya. Bahkan beberapa nyaris tewas karena pukulannya yang sangat kuat.
Sebagai konsekuensi dari perbuatan tercelanya itu, akhirnya Arkhon (hakim kepala yang mengatur segala hukum di Athena) memutuskan untuk mengusir Narcisscuss dari negeri tersebut. Hanya karena permohonan dari ibunya untuk kemurahan hati Arkhon, akhirnya keputusan untuk mengusir Narcisscuss diubah menjadi cukup dengan mengucilkan pria itu di dalam hutan selama satu tahun.
Saat berada di dalam hutan, Narcisscuss harus menemui banyak hewan buas dan setiap hari yang dilaluinya adalah upaya untuk bertahan hidup. Tidak ada makanan yang begitu mudah diperoleh seperti sebelumnya. Ia harus berburu dan mempertaruhkan nyawanya setiap hari.
Tepat lima belas hari setelah memulai kehidupan barunya di hutan, Narcisscuss melihat sebuah danau yang sangat jernih. Ia terpesona dengan keindahan dari air yang berkilauan. Bisa dibayangkan kesegaran yang akan dirasakan olehnya apabila ia berendam di dalamnya.
Hal pertama yang dilakukannya adalah mengagumi keindahan danau tersebut. Ia berjongkok untuk melihat pada kejernihan airnya. Terlihat eraut wajah rupawan sedang tersenyum kepadanya. Setiap kali ia berbicara, wajah tampan di air itu juga ikut berbicara walaupun tak ada suara lain yang keluar dari sana. Selama beberapa menit lamanya, Narcisscuss melupakan tujuan awalnya ingin menikmati kesejukan air danau tersebut. Ia asyik bercengkerama dengan bayangannya sendiri.
Narcisscuss yang bodoh menganggap bayangan itu teman baru. Akhirnya ia bisa bergembira karena tidak benar-benar sendirian di hutan ini.
Ada sebuah pohon apel yang tumbuh rendah di sekitar danau tersebut. Saat angin kencang meniupnya, sebutir apel jatuh ke dalam danau dan menimbulkan riak kecil yang menghapus bayangan wajah Narcisscuss.
Narcisscuss tidak senang dengan apa yang terjadi. Ia memanggil-manggil teman barunya yang pergi begitu saja karena setelah jatuhnya sebutir apel. Samar-samar ia melihat ke dalam danau tersebut, wajah si teman barunya yang sama kebingungan dengan dirinya. Ia yakin teman barunya itu sedang mengharapkan pertolongan darinya. Wajah itu datang dan pergi.
Saat wajah itu samar-samar mulai tampak lagi, ia seperti akan menghilang sehingga dengan cepat Narcisscuss melompat masuk ke danau. Ia pikir sudah berhasil menggapai seseorang di sana. Namun ternyata tidak ada seorang pun selain dirinya sendiri.
Karena tidak bisa berenang, akhirnya Narcisscuss yang kuat tak mampu menyelamatkan dirinya sendiri.
Komentar
Posting Komentar